BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Pages

Tuesday, 11 October 2011

tip-menjadi DJ.


Tips untuk jadi seorang DJ


Tips-tips agar menjadi DJ yang sukses

Untuk membuat nama Anda sebagai seorang DJ bisa terdengar 
luas perlu usaha keras.Langkah-langkah berikut bisa membantu 
Anda dan memberikan kesempatan bagi Anda untuk tampil di 
hadapan crowd.
Sebagai seorang DJ, Anda bisa mendapatkan gigs melalui salah 
satu dari tiga orang berikut:
promotor, DJ lain, dan Anda sendiri, dengan cara 

membuat party sendiri.
Dari ketiga orang tersebut, yang paling wajib
untuk Anda dekati untuk dapat memperoleh gigs
adalah promotor. Hal itu sangat jelas. Yang
tidak cukup jelas adalah, apa yang sebenarnya 

diinginkan oleh para promotor itu. Sangat
disesalkan, keahlian mixing Anda mungkin
adalah yang paling bawah dalam pikiran mereka.
Promotor sama dengan businessman.
Mereka tidak terlalu mau tahu tentang proses
kerja di “dapur” perusahaan. Yang mereka
ingin tahu adalah apakan “hasil masakan dapur” 

tersebut bisa mendatangkan profit.
Dalam konteks DJ dan clubbing adalah, apakah 

keahlian DJ Anda bisa membuat floor
dipenuhi oleh para clubber.
Anda harus mencintai scene musik apabila
Anda ingin masuk ke dalam scene musik.
Anda harus mencintai orang-orang yang
dance, jika Anda ingin floor Anda dipenuhi
oleh dance yang dilancarakan oleh crowd.
Jika hal itu sudah Anda lakukan, sekarang
tinggal cari inspirasi dari DJ-Dj favorit yang
selalu bisa mengundang banyak orang untuk 

masuk ke gigsnya.
Dalam tingkat spiritual yang lebih tinggi lagi,
Anda harus berpikir bahwa ini semua
bukan tentang Anda. Ini adalah tentang
musik, tentang para clubber, dan tentang
scene itu sendiri. Jika Anda hanya mencari
perhatian. Vibe yang tercipta dalam scene
tidak akan pernah sama.
Semakin banyak yang Anda berikan
pada scene musik, makin banyak yang
scene musik akan berikan untuk Anda.
Berikut adalah sepuluh cara yang bisa 
Anda tempuh sebagai upaya untuk memberkan 
kontribusi pada scene indie, sehingga 
karir DJ Anda di scene tersebut bisa
berkembang. Tips berikut bisa saja 

meningkatkan skill DJ Anda, serta melambungkan 
reputasi Anda. Namun semuanya kembali
lagi kepada bagaimana Anda berusaha.
Satu langkah yang paling awal adalah
bergabunglah dengan mailing list.
Dari sini Anda bisa mendapatkan contact 

para promoter dan DJ-DJ ternama. 
Dari sini Anda bisa mengirim info-info
mengenai party apa yang happenning
(walaupun Anda tidak tampil di dalamnya).
Makin sering Anda posting,
makin aware orang-orang terhadap nama Anda.
Anda juga harus mempunyai sebuah website.
Update lah content website tersebut
secara berkala, dan masukkan
gambar-gambar party yang hebat.
Ini bisa menarik orang untuk datang ke
website Anda dan sekali lagi bisa
mengangkat nama Anda.
Buatlah website yang menampilkan
scene DJ secara hip & happening.
Kemudian buatlah daftar nama promoters
dan DJ di scene lokal Anda.
Bangunlah networking dengan bekerja
bersama mereka untuk peran sekecil apa pun.
Ini bisa menjadi awal langkah
Anda masuk ke dunia DJ profesional.
Tawarkan bantuan pada mereka, dan jangan 

mengharapkan bayaran besar.
Ingat bahwa Anda masih dalam tahap
membangun nama. Jangan pula
terlalu berharap bahwa promoter
akan bersikap ramah pada Anda.
Buatlah CD demo. Jangan pelit-pelit
untuk membuat banyak CD. Buatlah CD
sebaik kemampuan Anda, lakukan berulang kali, kemudian 

posisikan diri Anda sebagai crowd dan dengarkan CD 
tersebut dengan seksama.
Ambil satu CD yang terbaik, kemudian 

sebarkan lah seluas-luasnya. Ingatlah bahwa
 Anda harus mengirimkan rekaman
yang terbaik.
Sangat mudah untuk membuat promoter
mendengarkan CD pertama Anda.
Namun kalau promoter tidak terkesan,
CD kedua yang Anda kirim kepadanya
hampir tidak mungkin akan didengar.
Langkah selanjutnya adalah tampil 
bersama DJ yang lebih baik dari Anda untuk
belajar skill-skill baru. Tampil bersama
DJ lain di hadapan crowd untuk pertama kali
tentunya akan lebih mudah daripada
langsung tampil sendiri.
Selain itu, Anda pasti juga akan melalui
proses tag-team practice.
Skill baru bisa Anda tuangkan disini.
Apa lagi jika DJ itu puas, Anda pasti akan 

direkomendasikan ke promoter.
Untuk bisa masuk ke dalam scene music,
Anda harus tahu apa yang terjadi dalam
scene music tersebut. Beli lah paling tidak
dua lagu baru tiap bulan, atau lebih baik lagi
belilah sebuah track tiap minggu.
DJ yang memiliki banyak record akan lebih
kreatif.
Peliharalah koleksi Anda dan pastikan selalu
di-update. Kenali mana yang baru,
mana yang lama, mana yang terlalu
sering dimainkan.
Jika waktunya tepat, adakan lah sebuah party.
Party Anda sendiri. Cari venue seperti bar atau club. 

Yang penting adalah sebagai DJ baru,
cobalah untuk menggaet DJ yang cukup punya nama 

untuk tampil juga dalam party Anda. Hal ini juga bisa 
membuka kesempatan agar DJ tersebut mengundang 
Anda untuk tampil di gigs-nya juga.
Beli sound system, atau bangun koneksi dengan
sound guy. Sound guy adalah orang yang
banyak dicari oleh promoter.
Jika Anda adalah seorang sound guy
yang merangkap DJ, promoter sering kali
meng-hire sebagai paket. Sound guy yang
merangkap sebagai DJ, biasanya tampil
sebagai DJ pembuka.
Datang lah ke banyak party. Sat anda
memutuskan untuk serius menjadi seorang DJ,
jangan cuma men-DJ di kamar. Anda harus tahu 

bagaimana crowd bisa dikuasai.
Caranya hanya dengan menjadi crowd itu sendiri. 

Kenali lah scene mana yang sedang happening.
Kenali venue mana cocok untuk style apa. 

Dengarkanlah penampilan DJ, dan bayangkan apa 
jadinya bila Anda yang berada di posisi itu.
Dengarkan pendapat orang-orang mengenai
penampilan DJ, apa yang mereka suka dan tidak
suka.
Yang terakhir adalah: “Be nice”. Scene music
adalah lingkungan sosial.
Banyak interaksi yang akan terjadi dengan
orang-orang di dalamnya.
Tidak ada promoter yang mau meng-hire DJ “jerk”. 

Crowd lebih nyaman bergoyang di floor DJ “cool” 
daripada DJ “jerk”.